Resume 12 - Ibnu Bajjah: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya

Ibnu Bajjah adalah Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin al-Sayigh at Tujubi al-Andalusi as-Sarakusti. Ia dibesarkan dan merampungkan pendidikannya di Zaragoza dan dilahirkan pada tahun 1802 M di Zaragoza Spanyol sebagai anak dari seorang pandai emas, dan wafat pada tahun 533 H (1138 M) di Maroko. Ia adalah tokoh pertama dalam sejarah filsafat Arab Spanyol yang dikenal dengan nama latinnya yaitu avempace. Selain dikenal sebagai filosof Muslim Arab terbesar dari Spanyol, Ibnu Bajjah dikenal juga sebagai seorang musisi, astronom, dokter, fisika, psikologi, ahli logika, matematika, dan penyair. 

Ibnu Bajjah, dipengaruhi oleh Al-Farabi dan Ibnu Sina, mengembangkan pemikiran filsafatnya dalam metafisika, peran akal, akhlak, politik, dan Konsep "manusia penyendiri" menjadi fokus, di mana ia menekankan pentingnya filosof menjauhi masyarakat yang tidak baik untuk mencapai kebahagiaan melalui pemahaman mendalam terhadap kebenaran. Secara keseluruhan, pemikiran Ibnu Bajjah melibatkan aspek-aspek kunci kehidupan manusia dengan penekanan pada peran akal dan aspirasi menuju kebahagiaan. 

Ibnu Bajjah memiliki berbagai pandangan filsafat, antara lain tentang perbuatan manusia. Menurutnya, perbuatan manusia dibagi dua, yaitu perbuatan hewani dan manusiawi. Perbuatan hewani didasarkan atas naluri untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan hawa nafsu. Sementara itu, perbuatan manusiawi didasarkan pada rasio dan kemauan yang bersih lagi luhur. Adapun yang berkaitan dengan filsafat politik, Ibnu Bajjah membahas tentang konsep negara. Ia membagi negara menjadi dua macam, yaitu negara utama/sempurna (al- madinat al- faḍilat) dan negara yang tidak sempurna. Pendapat Ibnu Bajjah ini sejalan dengan Al-Farabi. Perbedaannya hanya terletak pada penekanannya, Al-Farabi menitikberatkan pada kepala negara, sedangkan Ibnu Bajjah menitikberatkan pada warga negara (masyarakat). 

Berikut beberapa karya penting Ibnu Bajjah dalam bidang Filsafat. 
1) Kitab Tadbīr al-Mutawaḥḥid, ini adalah kitab yang paling terkenal dan penting dari seluruh karya tulisnya. Isinya tentang akhlak dan politik serta usaha individu menjauhkan diri dari seluruh keburukan dalam masyarakat, yang disebut sebagai insān muwaḥḥid (manusia penyendiri); 
2) Risālat al-wadā’, kitab ini membahas tentang penggerak pertama (Tuhan), manusia, alam, dan kedokteran; 
3) Risālat al-Ittiṣāl, kitab ini menguraikan tentang hubungan manusia dengan ‘aqal fa’al; 
4) Kitab al-Nafs, kitab ini menjelaskan tentang jiwa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume 11 - Al-Ghazali: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya

Resume 14 - Ibnu Rusyd: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya

Resume 10 - Ikhwan Al-Shafa: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya