Resume 8 - Seminar Mahasiswa Sebagai Agen Anti-Hoaks

Rabu, 25 Oktober 2023

Seminar "Inilah Goes to Campus" oleh Inilah.com di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Narasumber yang hadir berasal dari inilah.com Rahma Sarita, Sultan Rivandi, dan CEO Inilah.com Fahd Pahdepie. Disertai pidato dari Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) uin Jakarta, Dr. Gun Gun Heryanto dan Kaprodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Dr. Tantan Hermansah. Seminar ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa sebagai agen anti hoax dan membangun literasi informasi, terutama di pemilu akan segera berlangsung dimana biasanya banyak tersebar hoax.

Dalam seminar ini Dekan FDIKOM UIN Jakarta, DR. Gun Gun Heryanto, M.SI mengatakan bahwa hoaks adalah salah satu bentuk pencarian dari kebenaran. Hoaks juga salah satu dari karakter masif suatu pembenaran atas tersebarnya suatu kebohongan. Oleh karena itu, mental kita sebagai mahasiswa butuh imunitas agar mampu menyaring dan menyebarkan informasi dengan benar dan tepat.


Selanjutnya ada sambutan dari CEO inilah.com, beliau mengatakan bahwa komunikasi merupakan bentuk dari storytelling. Dengan perkembangan digital yang berupa artificial intelligence seperti Chat GPT akan mampu membantu perkembangan komunikasi story telling dan prompting ini.

 

Dilanjutkan dengan sesi obrolan bersama wakil pemimpin redaksi inilah.com, beliau mengatakan bahwa generasi muda itu penting untuk mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan informasi, karena dengan begitu kita bisa menyadari akan adanya hoaks.


Menghindari hoaks itu penting bagi kita, seperti yang dikatakan oleh Dr. Tantan Hermansah, Ketua Jurusan Magister KPI. Ada 2 cara terbebas dari hoaks, yang pertama jika tidak yakin dengan kebenarannya maka biarkan saja, yang kedua jika tidak yakin dengan kebenarannya jadilah kritis dan carilah faktanya.


Prinsip jurnalistik, seperti kritis, cek dan ricek, serta memberikan ruang untuk kedua pihak terlibat, harus dipegang teguh. Undang-undang ITE juga perlu diingat, dan membentuk badan hukum dengan mengacu pada undang-undang pers dapat menjaga keamanan jurnalis. Adanya akun bot, jumlah follower dan postingan yang terbatas, serta eksistensi di beberapa platform sosial media, adalah ciri-ciri utama buzzer. Bahkan, di platform YouTube pun terdapat keberadaan buzzer. 


Dan di sesi terakhir ada obrolan oleh host inilah.com yaitu Sultan Rivandi, beliau mengatakan bahwa kondisi informasi manusia terfasilitasi dari media yang mereka akses. Karena itulah kita dapat membelokkan penyebaran informasi yang dianggap kurang tepat. Jangan karena keputusan kita yang tidak bijak membuat kita menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume 11 - Al-Ghazali: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya

Resume 14 - Ibnu Rusyd: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya

Resume 10 - Ikhwan Al-Shafa: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya